Senin, 03 Oktober 2011

Hard rock

Musik Hardrock memang kerap terdengar di telinga bagi anda penyuka musik rock, tapi tahukah anda apa yang di maksud denga Hardrock itu?. Memang untuk sebagian orang menganggap tidak penting' buat apa memahami pengertian dari suatu aliran musik?, mengenal sejarahnya?, bagi orang orang awam yang penting enak di dengar' masuk di hati langsung ngefans?. Tapi bagi orag orang tertentu separti saya' sebelum menyukai sesuatu harus mengenalnya lebih dahulu agar bisa mencintainya sampai mati.

Baiklah kita mulai, hardrock sangat sangat di perngaruhi oleh blues. Tangga nada pentatonik yang merupakan ciri khas dari blues adalah tangga nada yang sering di gunakan di dalam hardrock. Serta memasukan unsur unsur blues Britania yang menggunakan alat alat musik modern: gitar listrik, bass listrik, drum, keyboard, dll. Hard rock tidak terbatas hanya pada memainkan akord I, IV, dan V yang lazim pada blues dua belas birama atau blues enam belas birama, melainkan juga memainkan akord-akord yang lain, terutama akord mayor dari tangga nada minor. Peran gitaris sangat menentukan sewaktu memainkan hard rock. Sebagian besar grup musik hard rock memakai dua orang gitaris: seorang memainkan gitar utama dan seorang lagi memainkan gitar ritme. Gitaris utama memainkan gitar solo, riff, dan fill. Sementara itu, gitaris ritme berperan melengkapi permainan gitaris utama, dan memberi ritme serta harmoni bagi pemusik yang memainkan alat-alat musik lain. Pemain gitar bass memainkan jalur bass yang memberi jalur melodi, sementara pemain drum menjaga irama musik.


Sejarah

Masa awal (tahun 1960-an)

Grup musik rock Britania Raya seperti Cream, The Rolling Stones, The Yardbirds, The Who, dan The Kinks memodifikasi rock and roll dengan memperkeras suara, memberi riff gitar yang lebih berat, serta pukulan drum dan vokal yang semakin bertenaga. Musik yang mereka mainkan menjadi dasar bagi hard rock. Bentuk awal hard rock bisa didengar dalam lagu-lagu seperti "You Really Got Me" dari The Kinks, "Happenings Ten Years Time Ago" dari The Yardbirds, "My Generation" dan "I Can See for Miles" dari The Who, serta "Revolution" dan "Helter Skelter" dari The Beatles.
Pada saat yang bersamaan, Jimi Hendrix memainkan bentuk psychedelic rock yang dipengaruhi blues, dan menggabungkan unsur-unsur jazz, blues, dan rock and roll. Bersama-sama dengan Dave Davies dari The Kinks, Pete Townshend dari The Who, Eric Clapton dari Cream, dan Jeff Beck dari the Yardbirds, Jimi Hendrix termasuk salah seorang gitaris yang pertama kali bereksperimen dengan pedal efek.
Hard rock muncul dibawa grup-grup musik Britania Raya dari akhir tahun 1960-an, seperti Led Zeppelin yang mencampur musik dari era awal band rock Britania dengan bentuk blue rock dan acid rock yang lebih keras. Deep Purple berkontribusi dalam merintis genre hard rock melalui album-album awal mereka, Shades of Deep Purple (1968), The Book of Taliesyn (1968), dan Deep Purple (1969). Album keempat, In Rock (1970) mengangkat nama Deep Purple ke puncak kepopuleran. Album pertama Led Zeppelin yang juga diberi nama Led Zeppelin dan Live at Leeds (1970) dari The Who berisi contoh lagu-lagu dari era awal hard rock. Unsur-unsur blues bisa didengar dari lagu-lagu mereka, dan beberapa di antaranya adalah lagu-lagu dari pemusik blues terkenal yang dinyanyikan ulang.


guns n roses, band hard rock era tahyn 1980an,


deep purple, band hard rock era tahun1970an,

2 komentar: